Napas

Isi Dunia.

Saturday, November 21, 2015

Warisan Dan Keadilan

  Di dalam sebuah keluarga , yang terdiri dari kedua orang tua kita dan anak- anak nya . terdapat sebuah keadilan untuk dapat saling menjalani agar tercipta nya satu hubungan yang harmonis, tanpa ada nya kesalah pahaman diantara sebuah keluarga .

   Di sini saya ingin menyampai kan satu keadilan yang tidak saya dapat kan di dalam suatu hubungan keluarga . saya anak ke lima dari enam bersaudara, saya mempunyai tiga kakak laki- laki dan satu kakak saya perempuan juga satu adik laki- laki saya.
 Kedua orang tua sudah lama meninggal , mereka meninggal kan kami pada saat semua keadaan ekonomi kami yang memang kurang baik, kita di lahir kan bukan dalam kelurga yang kaya raya . kedua orang tua saya meninggal karena sakit , segala upaya untuk menyembuh kan kedua orang tua saya telah di lakukan, sampai- sampai harta yang seharus nya menjadi milik saya harus terjual demi sembuh nya penyakit pada ibu saya . Sebelum orang tua saya meninggal kan dunia ini , mereka telah menyiap kan apa- apa saja yang akan di tinggal kan untuk anak- anak nya kelak di masa depan . ke empat kakak saya dan satu adik laki- laki , mereka sudah mempunyai pegangan bekal hidup bersama anak dan istri mereka masing- masing .

    Berselang beberapa bulan saya menikah , kebetulan rumah yang saya di besar kan oleh kedua orang tua saya kosong , kakak perempuan saya tinggal di tempat mertua nya .  Tetapi barang dan perkakas kakak saya masih tetap berada di rumah peninggalan orang tua saya , mereka tidak membawa semua barang- barang mereka kerumah mertua kakak saya tersebut. Tidak lama kemudian , kakak saya kembali kerumah peninggalan orang tua saya . Tidak tau jalan cerita nya dari mana , tiba- tiba mereka mengusir saya dan istri saya.

Ok, sobat . sekian dulu cerita nya ya..nanti kita sambung lagi.




No comments:

Post a Comment